ASSALAMU`ALAIKUM DI BLOG KAMI "BOLO MANAKIB" GONDANG-NGANJUK SEMOGA DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA, BERMANFAAT DAN MEMBAWA BERKAH. AMIIN...
Tampilkan postingan dengan label abah yasir gondang nganjuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abah yasir gondang nganjuk. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Maret 2017

Poin2 hasil pertemuan kyai sepuh (yg sebut dg risalah Sarang) di dalem Mbah Mun yg dibacakan oleh KH. Mustofa Bisri.

Berikut ini risalah Sarang.

Bismillahirrahmanirrahim

1. Nahdlatul Ulama senantiasa mengawal Pancasila dan NKRI serta keberadaannya tidak dapat bisa dipisahkan dari keberadaan NKRI itu sendiri. Nahdlatul Ulama mengajak seluruh ummat islam dan bangsa Indonesia untuk senantiasa mengedepankan pemeliharaan negara dengan menjaga sikap moderat dan bijaksana dalam menanggapi berbagai masalah. Toleransi, demokrasi dan terwujudnya akhlakul karimah dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat harus terus diperjuangkan bukan hanya demi keselamatan dan harmoni kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat di Indonesia ini saja, tetapi juga sebagai inspirasi bagi dunia menuju solusi masalah-masalah peradaban yang dihadapi dewasa ini.

2. Lemahnya penegakan hukum dan kesenjangan ekonomi merupakan sumber-sumber utama kegelisahan masyarakat selain masalah-masalah sosial seperti budaya korupsi, rendahnya mutu pendidikan dan sumberdaya manusia, meningkatnya kekerasan dan kemerosotan moral secara umum. Pemerintah diimbau agar menjalankan kebijakan-kebijakan yang lebih efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut termasuk dengan menerapkan kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada yang lemah (affirmatif) seperti reformasi agraria, pajak progresif, pengembangan strategi pembangunan ekonomi yang lebih menjamin pemerataan serta pembangunan hukum ke arah penegakkan hukum yang lebih tegas dan adil dengan tetap menjaga prinsip praduga tak bersalah dalam berbagai kasus yang muncul. Penyelenggaraan negara oleh pemerintah dan unsur-unsur lainnya harus senantiasa selaras dengan tujuan mewujudkan maslahat bagi seluruh rakyat (tasharraful imam manutun bi maslahatirroiyyah).

3. Perkembangan teknologi informasi, termasuk internet dan media-media sosial, serta peningkatan penggunaannya oleh masyarakat membawa berbagai manfaat seperti sebagai sarana silaturahmi nasrul ilmi taawwun alal birri dan sebagainya, tetapi juga mendatangkan dampak-dampak negatif seperti cepatnya penyebaran fitnah dan seruan seruan kebencian, propaganda radikalisme, pornografi, dan halhal lain yang dapat merusak moral dan kerukunan masyarakat. Pemerintah diimbau untuk mengambil langkah-langkah yang lebih efektif baik dalam mengatasi dampak-dampak negatif tersebut maupun pencegahanpencegahannya. Pada saat yang sama para pemimpin masyarakat dihimbau untuk terus membina dan mendidik masyarakat agar mampu menyikapi informasiinformasi yang tersebar secara lebih cerdas dan bijaksana sehingga terhindar dari dampak-dampak negatif tersebut.

4. Para pemimpin negara, pemimpin masyarakat, temasuk pemimpin Nahdlatul Ulama agar senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan senantiasa arif dan bijaksana dalam menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab adil dan amanah dengan menomorsatukan kemaslahatan masyarakat dan NKRI.

5. Para ulama dalam majlis ini mengusulkan diselenggarakannya forum silaturrahmi di antara seluruh elemen-elemen bangsa untuk mencari solusi berbagai permasalahan yang ada, mencari langkah-langkah antisipatif terhadap kecenderungan-kecenderungan perkembangan di masa depan serta rekonsiliasi diantara sesama saudara sebangsa. Nahdlatul Ulama diminta untuk mengambil inisiatif bagi terwujudnya forum tersebut.

والله الموفق إلى أقوم الطريق

Sarang, 16 Maret 2017


Minggu, 26 Februari 2017

سلطان سلمان........ انصر اليك بالحجى وحج زوجتي في هذه السنة


Sabtu, 11 Februari 2017

PARA HABAIB : BATU PIRUS

Posted by Unknown On 00.05 | No comments

AWFAAQ: MENGAPA PARA ULAMA MEMAKAI PIRUS? http://awfaaq.blogspot.com/2009/06/mengapa-para-ulama-memakai-pirus.html -- dibagikan oleh UC Mini


MENGAPA PARA ULAMA MEMAKAI PIRUS?



Maha Suci Allah. Tidak ada satupun ciptaan di alam semesta yang tidak memiliki manfaat bagi manusia. Binatang, tumbuhan, benda langit, bahan tambang, waktu, air, angin, dan segala ciptaan Allah pasti tidak dibuat dengan sia-sia. Air dan udara adalah sumber kekidupan, tanah adalah bahan kehidupan, dab cahaya adalah penopang kehidupan.Dalam kesempatan kali ini, saya mengemukaan salah satu kedahsyatan benda alam yang bersumber dari tanah Persia, batu Pirus (Torquise).Pirus merupakan salah satu batu mulia yang memiliki bermacam warna dan jenis. Pada umumnya Pirus Nishabur berwarna biru muda dan Pirus Mekkah berwarna hijau daun. Namun, tak jarang ditemukan pirus berwarna hitam, putih,bahkan berwarna perak. Tentunya kategori tersebut merupakan barang langka yang sulit ditemukan.Pirus langka yang paling dicari adalah pirus Abdurrazaq, urat emas, urat merah, dan urat perak. Pirus Abdurrazaq memancarkan energi positif bagi yang memakainya yang menjadikan wajah bersinar. Warna Abdurrazaq tidak dapat digambarkan dalam tulisan, tapi biasanya Pirus ini memiliki urat berbentuk jaring (urat jala). Abdurrazaq diburu para ulama hikmah karena memiliki khasiat penangkal senjata tajam (bila tidak disengaja) dan memiliki energi tang bermanfaat dalam pedagangan. Inilah sebabnya dinamakan Abdurrazaq, karena bermanfaat dalam perniagaan.Dalam KitabAl-Ilbaasterdapat keterangan bahwa muslim yang memakai Pirus tidak akan mengalami mati mendadak dan sakaratul mautnya di rumah sendiri berdekatan dengan keluarga yang menyayanginya.Para ulama Sunni maupun Syi'ah sebagian besar menganjurkan untuk memiliki Pirus. Beberapa Kubah Masjid besar di Iran sengaja dibuat dari Pirus karena memberikan efek semangat untuk beribadah pada Allah.Di Pasar batu mulia harga Pirus bervariasi mulai puluhan ribu sampai puluhan juta rupiah. Seorangpedagang di pasar Rawa Bening, Jakarta bahkan pernah melepas Pirus miliknya dengan harga sebuah Pajero. Tapi tak perlu kecil hati, meskipunyang harganya murah tak jarang ditemukan Pirus yang memiliki khasiat luar biasa.Wallahu a'lamu.


Jumat, 10 Februari 2017

Teori Mendidik Anak

Posted by Unknown On 19.38 | No comments

TEORI PRODUKSI ULAMA


Saat ngaji dalam haul masyayikh di Pesantren Al Fatimiyah Bahrul Ulum Tambakberas,  asuhan Rois Syuriah PCNU Jombang, KH Abdul Nashir Fattah, Kamis (9/2/2017), KH Qoyyum Mansur Lasem Jateng menjelaskan teori produksi ulama. ’’Dalam pandangan tasawuf, ada sejumlah teori memproduksi ulama,’’ tuturnya.


PERTAMA, TEORI TEMPAT. ’’Tempat kelahiran mempengaruhi karakter seseorang,’’ kata Gus Qoyyum. Beliau lalu mencontohkan Hakim bin Hizam dan Sayyidina Ali yang lahir di dalam Kakbah. Hakim menjadi dermawan hingga rela menjual kantornya untuk disedekahkan. Sayyidina Ali menjadi ahli ilmu. Nabi Muhammad SAW sampai berkata, aku gudangnya ilmu dan Ali pintunya. ’’Jadi kalau akan melahirkan, cari tempat yang baik. Misalnya rumah sakit Islam. Bisa RSNU atau RS Muhammadiyah. Atau cari keluarga dan lingkungan yang baik,’’ sarannya.


KEDUA, TEORI KELUARGA. Di Quran, ada 26 kali penyebutan keluarga dengan kata ali, ala, alu. Keluarga Nabi Ibrahim dua kali. Keluarga  Nabi Luth empat kali. Firaun paling banyak 14 kali. ’’Siapapun, bisa punya jiwa Fir’aun. Penguasa maupun ulama juga bisa punya jiwa Fir’aun,’’ tuturnya. Ilmuwan Jepang sepakat bahwa ketika anak usia empat bulan dalam kandungan diperdengarkan musik, bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya. ’’Kalau ingin anak jadi penyanyi, sejak empat bulan dikandungan perdengarkan lagu-lagu. Kalau ingin anak pintar ngaji, perdengarkan bacaan Quran,’’ sarannya. Beberapa tahun lalu saat ngaji Alhikam Senin malam, saya sempat mendengar KH Djamaludin Ahmad, menyarankan agar suami minimal baca QS Yasin tiga kali dan fatihah 40 kali setiap hari, selama istri hamil.


KETIGA, TEORI  SEKS. Ada wali yang buta bernama Ali Alkhowas. ’’Semua ilmunya  laduni,’’ tuturnya. Ali Alkhowas menuturkan, siapa yang dibayangkan sebelum, selama dan setelah berhubungan seks, akan mempengaruhi anak. Sebab ada energi yang mengalir dari pikiran, kedalam jiwa, lalu ke anak. ’’Kalau yang dipikirkan ulama, jadinya ulama. Kalau yang dipikirkan penyanyi, ya jadi penyanyi,’’ ucapnya disambut ger-geran jamaah.


Beliau lantas menceritakan kandungan QS Ali Imron 37-39. Nabi Zakariya sangat mengagumi Maryam. Karena setiap kali mendatangi kamar Maryam di masjid, selalu ada makanan dari Allah. Nabi Zakariya lalu berdoa minta anak. Kemudian diberi anak Nabi Yahya. ’’ Nabi Yahya ini ada kesamaan dengan Maryam. Sama-sama tidak menikah,’’ paparnya.


Gus Qoyyum menambahkan, apa yang kita cintai, apa yang kita pikirkan, energinya akan menyalur dalam diri kita. ’’Kalau kita cinta Rosulullah, maka Allah akan mentransfer energi sehingga karakter kita mirip Rosulullah,’’ bebernya.

Beliau lalu mencontohkan Napoleon Bonaparte, pemimpin Perancis. Setiap ketemu wanita tua, dia selalu berhenti menghormat. Itu dia lakukan karena setiap melihat wanita tua, dia teringat ibunya. ’’Dia pun jadi pemimpin yang karakternya baik seperti ibu.’’


Di Mesir, pernah ada wanita di penjara. Penguasa menghendaki dia cepat mati. Keluarganya dilarang membawa makanan saat membesuk. Lama sekali wanita ini tidak mati. Penjaga lalu mengintip wanita itu saat ketemu anaknya yang tiap hari membesuk.  Diluar dugaan, anak perempuan itu ternyata menyusui ibunya. ’’Ibu menyusui anak. Sekarang anak membalas menyusui ibu,’’ tuturnya.


Loh, kalau begitu sang ibu jadi anak persusuan? Saat ngaji di Masjid Alun-Alun Jombang Jumat (10/2/2017), KH Mustain Syafiie menuturkan bahwa yang bisa jadi saudara persusuan itu kalau yang disusui dibawah usia dua tahun.  Suami ora mungkin dadi anake istri.


Kembali ke Gus Qoyyum. ’’Melihat kasih sayang anak ke ibu yang seperti itu, energi kasih sayangnya lalu menular kepada si penjaga. Menular kepada si penguasa. Sehingga ikut kasihan dan akhirnya disuruh membebaskan,’’ urai Gus Qoyyum.


Ini persis yang dikatakan KH Chusein Ilyas. Kalau ingin Jombang bebas narkoba, perbanyak salawatan. Energi salawatan akan mengikis narkoba.


Ini seperti yang diceritakan KH Idris Jamal, saat kuliah wada IAIBAFA (19/11/2016). Kala ada santri jagoan yang ingin membubarkan kemaksiatan di kampung, Mbah Maimun Zubair, justru melarang. Santri itu malah disuruh bangun musala dan ngulang ngaji. Energi salat dan ngaji akan mengikis kemaksiatan.


KEEMPAT, TEORI TRANSFER. Gus Qoyyum cerita, ada ulama bernama Sakdudin Attaftahzani. Beliau belajar puluhan tahun tapi tetap bodoh. Sampai suatu hari, ada orang datang kepadanya memberitahu bahwa dia ditunggu Rosulullah. Dia lalu datang dan disuruh membuka mulut lalu diludahi Rosulullah. Sejak itu, dia menjadi ulama brilian. ’’Ada kesunahan, kita sowan ulama membawa kurma lalu minta ulama tersebut memamahnya. Kemudian kurma pamahan tersebut diberikan pada anak kita,’’ paparnya.


Waktu kecil, saya sering makan sesuatu yang dipamahkan oleh bapak saya. Bisa jadi, gus-gus itu jadi ulama karena kecilnya sering makan dari makanan yang dipamah bapaknya yang seorang kiai.


Tokoh Muhammadiyah KH Muchid Jaelani sempat cerita, saat mondok di  Tebuireng, mulutnya pernah diludahi Gus Kholiq, pengasuh Pesantren Tebuireng yang dikenal sakti. Sejak itu, beliau bisa membaca sendiri kitab-kitab kuning meskipun yang belum diajarkan..


Rabu, 08 Februari 2017

Manakiban

Posted by Unknown On 06.58 | No comments

Alhamdulillah  Manaqiban dtg P. Sukardi sambong campur gondang , hajatipun ultah Putranipun MOC. BURHANUDDIN dan MOCH.  AHSAN IBROHIM,  mg2 mujarab lan berkah.... Bi barokati SYEIK ABDUL QODIR JAILANI lahul fatihah....


Minggu, 05 Februari 2017

GUS JADAB GUS WAFA

Posted by Unknown On 08.12 | No comments

Gus Wafa, Sosok Jadzab dari Blokagung Banyuwangi | Kang Mangli http://kangmangli.blogspot.com/2016/08/gus-wafa-sosok-jadzab-dari-blokagung.html -- dibagikan oleh UC Mini


Gus Wafa, Sosok Jadzab dari Blokagung BanyuwangiLabel:SeriusKH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur, pendiri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi, itu mempunyai dua istri, yakni Nyai Siti Maryam sebagai istri pertama dan Nyai Musyarrofah sebagai istri kedua. Dari istri yang kedualah, beliau menurunkan putra pertama yang bernama KH. Ali Wafa Syafa’at atau yang akrab disebut Gus Wafa.Saya tahu tentang beliau ya dari para alumni Pondok Blokagung yang memang banyak ada di daerah saya. Tiga pakde saya, bapak saya, tiga pak lik, mbak saya, dan beberapa tetangga, semunya alumni blokagung. Emak saya juga malah asli Blokagung. Sehingga saya sedikit tahu tentang Gus Wafa dari cerita-cerita mereka semua. Termasuk yang saya tuliskan ini juga saya dapat dari mereka.Karena memang banyak alumni di sekitar rumah saya, pada tahun 2010 Gus Wafa hadirmbarokaihdi rumah saya. Beliau hadir dengan kenyentrikannya, yakni hadir dengan mengenakan kaos oblong dan celana jeans pendek. Senang rasanya saat itu bisa kerawuhanbeliau.Gus Wafa itu telah Wafat pada 24 juni 2015. Di kalangan santri, Gus Wafa itu dikenal sebagai sosokjadzab, nyleneh, nyentik, dan kharismatik. Istilahjadzabsendiri dalam dunia tasawwuf, banyak perbedaan terkait apa maksud darijadzab. Terlepas dari perbedaan itu,  Gus Wafa sejak kecil itu beliau memang mempunyai lelakuyang aneh dan luar biasa.Entah hal luar biasa tersebut itu tergolongkaromahatauma’unah, saya tidak tahu, karena saya tidak tahu apakah beliau itu salah seorang wali atau bukan. Namun saya yakin beliau itu orang sholeh. Sehingga minimal hal luar biasa tersebut digolongkan sebagaima’unah.Satu kisah, bahwa dulu ketika Ibu Nyai Musyarrofah akan berangkat kondangan. Beliau berangkat kondangan rencana dengan tanpa membawa Gus Wafa yang saat itu masih kecil, inGusan, dan nangisan. Ketika beliau akan berangkat kondangan, Gus Wafa kecil merengek sambil menangis meminta untuk ikut kondangan. Ibu Nyai tetap berangkat saja dengan tanpa membawa Gus Wafa kecil.Ibu Nyai berangkat kondangan dan sampai di tempat kondangan. Betapa terkejutnya Ibu Nyai ketika sampai di tempat kondangan.”Ini bu nyai, putra njenengan di sini malah sudah lima hari”shohibul hajatberkata kepada bu nyai sambil membawa Gus Wafa kecil. Bu nyai terkejut karena padahal tadi di rumah Gus Wafa merengek minta ikut kondangan. Lho kok malah sudah di sini lima hari.Satu kisah lain tentang sosokkhoriqul ‘adahini. Suatu ketika yang mungkin karena ada hal dari Gus Wafa yang menjadikan ayah beliau gerah dengan kelakuan Gus Wafa, akhirnya ayah beliaumenampar Gus Wafa. bukan Gus Wafa yang kesakitan karena ditampar, tapi yang kesakitan justru adalah tangan ayah Gus Wafa, KH. Mukhtar Syafa’at.Berdasarkan cerita yang saya dapat juga, katanya Kiai Mukhtar Syafa’at ayah Gus Wafa itu mengakui Gus Wafa itu. Entah apa yang dimaksud dengan mengakui ini.Wallahu a’lam.Mungkin yang dimaksud mengakui ialah tidak menyalahkan lelaku Gus Wafa yang terkadang nyleneh itu.Kisah lain bahwa pernah Gus Wafa itu bepergianke Sumatra dengan mengendarai mobil. Namun selama perjalanan, Gus Wafa tidak mengisi tangki mobil dengan bahan bakar minyak. Namun beliau mengisinya dengan air tawar saja.Bi qudratillah,mobil tetap bisa nyala dan berjalansampai Sumatra.Konon juga sempat Gus Wafa mengendarai kendaraan beroda melewati jalan yang terkena banjir. Di jalan yang banjir tersebut, kendaraan Gus Wafa tetap berjalan dengan posisi mengambang di atas air banjir.Wallahu a’lam.Tak kalahkhoriqul ‘adahnya, ialah kesaksian beberapa orang bahwa ada beberapa orang tersebut itu bertemu Gus Wafa di Makkah-Madinah saat musim haji. Jadi mereka menilai Gus Wafa ikut haji pada saat itu. Namun pada waktu yang bersamaan, beberapa orang yang lain menyatakan bahwa Gus Wafa tidak haji padasaat itu, karena mereka juga bertemu Gus Wafa di Indonesia saat waktu yang juga dinyatakan oleh beberapa orang bertemu Gus Wafa di Makkah-Madinah sana.Wallahu a’lam.Ila khadroti Gus Wafa, al-fatikhah.


Sabtu, 04 Februari 2017

Sejarah Magetan

Posted by Unknown On 15.21 | No comments

Asal Usul Magetan | Komunitas Anak Lawu Magetan https://anaklawumagetan.wordpress.com/2011/05/28/asal-usul-magetan/?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C8203715222 -- dibagikan oleh UC Mini


Asal Usul MagetanMei 28, 2011 7:19 amPada tahun 1645 Sultan Agung Hanyokrokusumo Raja Mataram wafat. beliau digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Amangkurat Iyang menduduki tahta kerajaan Mataram. tahun 1646-1677 berbeda dengan mendiang ayahnya Sultan Amangkurat Ibersifat lemah terhadap VOC,bahkan mau bekerja sama dengan kompeni belanda itu, sehingga menimbulkan rasa kecewa dari banyak pihak, terutama kaum ulama’ serta daerah-daerah manca negara. di sana sini banyakpihak yang memberontak.Pada suatu ketika Basah Gondokusumo atau Basah Bibit, yakni kerabat keraton Mataram beserta pangeran Nrang Kusumo Patih Mataram diusir oleh sultan Amangkurat I karena dituduh bersatu dengan pemberontak. Basah Gondokusumo dijatuhi hukuman pengasingan di Semarang, di tempat kediaman kakeknya yang bernama Basah Suryaningrat. Sedangkan Pangeran Nrang Kusumo kemudian pergi bertapake daerah sebelah timur Gunung Lawu. Akhirnya Basah Gondokusumo bersama-sama dengan basah suryaningrat pergi ke sebelah timur Gunung Lawu mencari tempat pemukiman yang baru. disini oleh Ki Ageng Mageti yang cikal bakaldaerah ini beliau berdua diberi sebidang tanah untuk bermukim. setelah mapan suryoningrat mewisuda cucu beliau yakni Basah Gondokusumo menjadi penguasa di tempat baru ini dengan gelar “Yosonegoro”, yang kemudian dikenal sebagai Bupati Yosonegoro yakni pada tanggal 12 Oktober 1675, sedang tanah baru itu diberi nama “Magetian” karena tanah tersebut sebagai jasa pemberian Ki Ageng Mageti.Peristiwa penobatan sebagai bupati pertama ini ditandatangani dengan Warsa Sangkala ‘MANUNGGALING RASA SUKO HAMBANGUN”, daerah Magetan merupakan suatu daerah yang perbatasannya sebelah barat dengan gunung lawu menuju ke barat daya merupakan deretan Sidaramping, Gunung Jabolarang dan Gunung Kukusan berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, di sebelah utara merupakan daratan yang bergelombang naik mengarah ke timur sampai dengan barat ke kaki Gunung Lawu berbatasan dengan Kabupaten Ngawi, sebelah selatan merupakan dataran rendah berbatasan dengan Kabupaten Madiun. Sungai yang memotong daerah Magetan menjadi dua bagian mulai dari pangkal sumber di bawah Cemorosewu, Gunung Kendil dan Gunung Sidoramping adalah Sungai Gandong yang merupakan jalur bersejarah penuh dengan misteridan ditaburi dengan makam-makam jaman kuno, di Kabupaten Magetan banyak ditemukan peninggalan-peninggalan sejarah yang berupa petilasan bangunan-bangunann purbakala maupun petilsan bekas pusat pemerintahan.Misalnya: Petilasan makam Empu Supo di Dukuh Mandang Desa Plumpung Kecamatan Plaosan. peninggalan purbakala terbuat dari batu andesit di Dukuh Sadon Desa Cepoko Kecamatan Panekan berupa candi yang diberi nama Candi Sadon. Petilasan Pengger di Dukuh Pengger DesaBedagung Kecamatan Panekan. di puncak Gunung Lawu terdapat petilasan Pawon Sewu (Punden Berundak), Argo Dalem, Sendang Drajat dsb. Yang diperkirakan dari akhir Majapahit.petilasan berupa sumur dan masjid kuno bersejarah yang dikelilingi tembok bekas pusat pemerintahan Kabupaten Purwodadi berada di atas tanah lebih kurang seluas 4 hektar dengan bekas gapuro Magetan.Makam leluhur Magetan (Patih Nrang Kusumo dan Patih Ngariboyo II) di Dukuh Njelok Desa Bulukerto Kota Magetan dan makam Kanjeng Adipati Purwodiningrat, mertua Hamengku Buwono di Desa Pacalan Kecamatan Plaosan juga merupakan bukti sejarah.Makam Astana Gedhong di Kelurahan Tambran Kecamatan Kota Magetan terdapat makam Adipati Yosonegoro yang erat hubungannya dengan sejarah babad Magetan. di makam Sasonomulyo Dukuh Sawahan Desa Kapolorejo Kota Magetan terdapat makan-makan bupati Magetan dan masih banyak lagi makam-makam yang tersebar di daerah -daerah yang sampai sekarang masih keramat.Ditinjau dari letaknya Magetan merupakan daerahperbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur maka bahasa sehari-hari, adat istiadat maupun kebudayaannya banyak mendapat pengaruh dari daerah Jawa Tengah yakni daerah Solo/Surakartadan sekitarnya daripada daerah-daerah di Jawa Timur lainnya. lebih-lebih jalur tembus antara Kabupaten Magetan dengan Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah melewati Cemorosewu lereng sebelah barat daya Gunung Lawu dan melalui hutan-hutan, erat hubungannya dengan jalan bersejarah dari abad ke abad. Bagaimana sampai dapat mewujudkan suatu daerah yang disebut Magetan? berikut sejarahnya:Sampai dengan tahun 1645 Sultan Agung Hanyokrokusumo wafat, kemudian Amangkurat I menggantikan kedudukan beliau sebagai raja Mataram pada tahun 1645-1677. Berbeda denganayahnya yang bersukap tegas mengusir kompeni Belanda, Amangkurat I sangat lemah dan mau bekerja sama dengan kompeni belanda (VOC).Pada tahun 1646 Amangkurat Imengadakan perjanjian dengan kompeni belanda yang amat merugikan Mataram. Isi perjanjian itu antara lain adalah Mataram mengakui kedudukan VOC di Batavia (Jakarta), Sedangkan Mataram bebas berdagang dimana saja kecuali di pulau Ambon, Bansa dan Ternate. Sebab pulau-pulau tersebut kaya akan rempah-rempah. dengan diakuinya kedudukan VOC di Batavia maka Batavia bebas dari ancaman Mataram semakin berkurang. perdagangan Mataram tidak lagi seperti seida kala. Pelayaran perdagangan dibatasi oleh kompeni sehingga kerajaan Mataram tidak berwibwa lagi dan kawulo Alit menjadi sengsara. Kebijaksanaan Amangkurat I tersebut menyebabkan timbulnya rasa kecewa dari banyakpihak terutama daerah-daerah mancanegara.Pangeran Giri yang berpengaruh di daerah pesisirutara pulau Jawa berisap-siap melepaskan diri dari kekuasaan Mataram. Beliau amat kecewa atas tindakan raja Mataram ini. Demikian pula seorang pangeran dari pulau Madura yang bernama Trunojoyo yang tidak tahan lagi melihat pamannya pangeran Tjakraningrat II terlalu mengabaikan Madura dan hanya turut bersenang-senang di pusat pemerintahan Mataram, segera melancarkan pemberontakan terhadap Mataram (1674). pemberontakant tersebut akhirnya didukung oleh orang-orang Makassar. Perang antara prajurit Mataram dan Trunojoyo pun tak dapat dihindarkan, hingga banyak memakan korban dari kedua belah pihak.Pada saat kerajaan dalam keadaan kalut seperti ini seorang kerabat keraton Mataram bernama Basah Gondokusumo atau terkenal dengan sebutan basah bibit bersama seorang patih Mataram bernama nrang kusumo dituduh bersatudengan kaum oposisi dan kaum pemberontak yang menentang kebijakan Amangkurat I. Atas tuduhan itu Basah Gondokusumo dijatuhi hukuman pengasingan di Semarang di tempat kediaman kakeknya yakni Basah Suryoningrat. Sedangkan Patih Nrangkusumo meletakkan jabatannya sebagai patih kemudian bertapa di gunung Lawu sebelah timur. beberapa waktu kemudian basah suryoningrat mengajak cucunya (Basah Gondokusumo) pergi menyingkir ke arah timur gunung Lawu. beliau memilih tempat tersebut karena menerima bahwa di sebelah timur gunung Lawu sedang dilaksanakan babat hutan yang dipimpin oleh sorang bernama Ki Buyut Suro yang kemudian bergelar Ki Ageng Getas. Orang-orang itu sangat patuh dan rajin melaksanakan babat hutan. Demikian juga Ki Buyut Suro dengan sabar mendampingi mereka yang bekerja penuh semangat babat hutan itu dilaksanakan atas perintah Ki Ageng Mageti yang cikal bakal daerah ini. Ki Ageng Mageti adalah seorang putra Magetan yang memiliki banyak kelebihan. Beliau adalah sosok yang arif, bijaksana, berbudi luhur, berperilaku sholeh serta memiliki kawaskithan. apa yang dipunyai itu semua semata-mata hanya untuk kepentingan kawulo, baik kawasan Magetan maupun kawulo njaban rangkah. karena sifat yang demikian agung itulah maka Ki Ageng Mageti sangat disegani serta dapat dijadikan suri teladan bagi kawulo dan sesamanya.Kemudian Basah Suryoningrat dan Basah Gondokusumo menjumpai Ki Buyut Suro yang sedang babat hutan.keduanya bermaksud minta sebidang tanah untuk bermukim.karena yang menguasai kawasan hutan ini adalah Ki Ageng Mageti, maka untuk memperoleh sebidang tanah ini Basah Suryoningrat dan Basah Gondokusumo diajak Ki Buyut Suro bertemu dengan Ki Ageng Mageti di tempat kediaman beliau di daerah Gandong Kidul (dukuh Gandong Selatan) tepatnya di sekitar alun-alun Magetan sekarang ini,Pertemuan antara Basah Suryoningrat dengan Ki Ageng Mageti yang akrab ini dilanjutkan dengan perdebatan sengit terhadap suatu pernyataan.sandi yang diberikan oleh Ki Ageng Mageti kepada Basah Suryoningrat. Setelah ia dapat menjawab dengan tepat dan benar pernyataan sandi keraton yang dilontarkan oleh KiAgeng Mageti, akhirnya Ki Ageng Mageti yakin bahwa Basah Suryoningrat adalah bukan kerabat keraton tetapi merupakan sesepuh kerajaan Mataram. Akhirnya beliau diberi sebidang tanah untuk bermukim, terletak di sebelah utara sungai Gandong tepatnya di Desa Tambran sebagai tempat yang aman dan tenteram untuk pengayoman para leluhur Mataram. setelah mapan di tempat yang baru ini Basah Suryoningrat mengangkat cucunya yaitu Basah Gondokusumo menjadi penguasa di tempat baru dengan gelar “Yosonegoro” kemudian dikenal sebagai Bupati Yosonegoro, bupati Magetan yangpertama kali.Wisuda Bupati Yosonegoro oleh Basah Suryoningrat ditandai dengan penyerahan sebuahkeris pusaka. Pesta syukuran wisuda bupati tersebut berlangsung secara sederhana. Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Basah Suryoningrat diberikan kepada Yosonegoro dan dihadiri oleh masyarakat setempat. wilayah pemerintah tersebut dinamakan Magetan, karena peristiwa terjadinya kabupaten Magetan ini adalah atas pemberian tanah dari Ki Ageng Mageti maka daerah baru tersebut diberi nama Kota Mageti, mengalami penambahan “an” menjadi Magetian, akhirnya berubah nama menjadi Magetan sampai sekarang.


Sabtu, 28 Januari 2017

MUHASABAH

Posted by Unknown On 00.34 | No comments

*"Untaian Mutiara Salaf "*



1. Berkata Aflaatul Hakim -rahimahullah-:

_*"أضعف الناس من ضعف عن كتمان سره,*_
_*وأقواهم من قوي على غضبه,*_
_*وأصبرهم من ستر فاقته,*_
_*وأغناهم من قنع بما تيسر له".*_

_*"Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu menyembunyikan rahasianya sendiri*_,

_*Sedangkan manusia yang paling kuat adalah yang paling mampu mengontrol amarahnya ketika dia sedang murka.*_

_*Dan manusia yang paling sabar adalah orang yang mampu menutupi kemiskinannya (dihadapan manusia),*_

_*Sedangkan manusia yang paling kaya adalah orang yang selalu ridha terhadap apa yang mudah baginya walaupun sedikit".*_

2. Berkata *Yahya bin Khalid* -rahimahullah-:

_*"رأيت السارق ينزع،*_
_*وشارب الخمر يقلع،*_
_*وصاحب الفواحش يرجع،*_
_*ولم أر كاذبا قط صار صادقا"*_

_*"Aku melihat bahwa seorang pencuri suatu saat akan berhenti mencuri,*_

_*Peminum khamar juga suatu saat akan bertaubat,*_

_*Demikian pula dengan pelaku FAAHISYAH (zina dan semisalnya) suatu saat nanti juga akan berhenti.*_

_*NAMUN aku belum pernah melihat SEORANG PENDUSTA itu bertaubat menjadi jujur"*_


3. Berkata *Ibnul Mu'taz* -rahimahullah-:

_*"الحوادث الممضة مكسبة لحظوظ جزيلة.*_
_*منها ثواب مدخور، وتطهير من ذنب, وتنبيه من غفلة،*_
_*وتعريف بقدر النعمة، ومرون على مقارعة الدهر".*_

_*"Sungguh begitu banyak hikmah dibalik suatu musibah itu,*_
diantaranya:

_*pahala yang tersimpan,*_

_*penghapusan dosa,*

_*peringatan dari kelalaian,*_

_*pemberitahuan akan kadar suatu nikmat*,_

_*dan pelatihan dalam menghadapi silih-bergantinya masa"*_

*Sumber:*
[Kitab "al-Aadaab an-Naafi'ah bil Alfaadh al-jaami'ah", karya Imam Ibnu Syamsil Khilaafah, wafat pada tahun 622 H.

Baarokallahufiik




________________________


Jumat, 27 Januari 2017

Pondok Gontor

Posted by Unknown On 02.19 | No comments

*Belajar berpikir sebelum bicara*

Di sebuah gerbong kereta api yang penuh, seorang pemuda berusia kira-kira 24 tahun melepaskan pandangannya melalui jendela. Ia begitu takjub melihat pemandangan sekitarnya. Dengan girang, ia berteriak dan berkata kepada ayahnya, “Ayah, coba lihat, pohon-pohon itu, mereka berjalan menyusul kita.” Sang ayah hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala dengan wajah yang tidak kurang cerianya. Ia begitu bahagia mendengar celoteh putranya itu.

Di samping pemuda itu ada sepasang suami-istri yang mengamati tingkah pemuda yang kekanak-kanakan itu. Mereka berdua merasa sangat risih. Kereta terus berlalu. Tidak lama pemuda itu kembali berteriak, “Ayah, lihat itu, itu awan kan? lihat, mereka ikut berjalan bersama kita juga.” Ayahnya tersenyum lagi menunjukkan kebahagiaan.

Dua orang suami-istri di samping pemuda itu tidak mampu menahan diri, akhirnya mereka berkata kepada ayah pemuda itu, “Kenapa Anda tidak membawa anak Anda ini ke dokter jiwa?” Sejenak, ayah pemuda itu terdiam. Lalu ia menjawab, “Kami baru saja kembali dari rumah sakit, anakku ini menderita kebutaan semenjak lahir. Tadi ia baru dioperasi, dan hari ini adalah hari pertama dia bisa melihat dunia dengan mata kepalanya.” Pasangan suami itu pun terdiam seribu bahasa.

Setiap orang mempunyai cerita hidup masing-masing, oleh karena itu jangan memvonis seseorang dengan apa yang Anda lihat saja. Barangkali saja bila Anda mengetahui kondisi sebenarnya Anda akan tercengang. Maka kita perlu berpikir sebelum berbicara.

Sahabat…

Dalam hidup ini bukan soal apa yang kita pikirkan tentang setiap hal yang tampak jelek dimata kita ada satu sisi dalam kehidupan yang tidak bisa kita lihat oleh mata, saat itulah kita harus belajar berpikir sebelum berbicara.

Senin, 16 Januari 2017

بيتى جنتى

Posted by Unknown On 22.41 | No comments

Sepasang suami istri sedang makan malam,  sang istri membuka pembicaraan.

Istri : “Suamiku sayang, bolehkah aku usul ???”

Suami : “Boleh istriku sayang, silahkan !!! ”.

Istri : “Saya ingin kita menulis kekurangan pasangan kita masing2 di kertas kosong... agar kita bisa saling intropeksi diri. tapi janji, tidak ada yang boleh tersingung. Bagaimana sayang” ???

Suami : “Baik istriku...”

Sambil tersenyum manis Sang istri kemudian pergi mengambil 2 lembar kertas kosong dan 2 pulpen.

Tiga Puluh menit kemudian...
Istri : “Sayang saya sudah selesai menulisnya... apakah engkau juga sudah??? ”

Suami : “Iya , saya juga sudah selesai !!!”.

Istri : “Baiklah, sekarang tukar kertas kita. Jangan dibuka dulu. Nanti kita baca secara terpisah.

Suami : “Iya sayang!!! ” Sambil kecup istri.

Istri : “Suamiku, Silahkan buka kertasnya dan baca di kamar. saya akan mbaca di dapur"

Suami langsung membuka kertas & membacanya.
Setiap membaca tulisan mengenai kekurangannya, air matanya tidak bisa dibendung, mengalir di setiap sudut matanya. Karena ternyata begitu banyak kekurangan pada dirinya.

Sementara itu, di dapur sang istri juga membuka kertas. Tak lama kemudian sang istri menghampiri suami ke kamar dengan raut muka masam,

Istri : “Bagaimana suamiku, engkau telah membacanya ???”

Suami : “Sudah istriku, maafkan aku yang tidak bisa sempurna mendampingimu … maafkan aku,” air matanya semakin deras mengalir

Istri : “Iya suamiku, tapi mengapa engkau tidak menulis apapun dikertas itu ??? Padahal aku telah menulis segala kekuranganmu...”

Suami : “Istriku tercinta, tahukah engkau ... aku mencintaimu apa adanya… Shg aku melihat kekuranganmu adalah kelebihanmu dan aku tahu DIA menciptakan setiap manusia dengan berbagai kekurangannya, untuk itu aku sebagai suamimu akan menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan istriku... aku mencintaimu karena DIA memilihmu sebagai pendampingku”.

Sambil menangis dan berbisik lirih di telinga sang istri, Sang istri pun tak sanggup menahan tangis mendengar ucapan dari sang suami yang begitu sangat mencintainya.

Banyaknya pertengkaran suami istri sebab utamanya adalah *EGOIS* saling menuntut cinta, saling meminta diperhatikan, saling minta disayang, gengsi meminta *maaf duluan jika melakukan kesalahan*, tidak mau berlomba memberi yang terbaik duluan, yang berakibat hilangnya rasa syukur dan rasa menerima apa adanya.

Mari kita cintai pasangan kita *_apa adanya_* Dan BUKAN *_ada apanya_*

*Tidak ada manusia yang sempurna, Tiada juga Istri atau Suami yang serba sempurna tapi bila kau mendambakan kehidupan yang sempurna maka  Cintailah Suamimu/Istrimu dengan cara yang Sempurna*...

"JIKA ANDA MENCARI YANG SEMPURNA, MAKA ANDA AKAN KEHILANGAN YANG TERBAIK" !

Semoga bermanfaat.

Selamat mencintai pasangan masing masing 😊😊😊


Blogroll

Blogger templates

About