Pages - Menu

JAMA`AH DZIKIR DAN TAWASSUL "BOLO MANAKIB GONDANG-NGANJUK"

Pages - Menu

Minggu, 01 Februari 2015

BATU KECUBUNG

Batu Kecubung Amathyst. di indonesia dikenal dengan nama kecubung kasihan (asihan). berwarna ungu. batu ametis berasal dari bahasa yunani “AMETHISTOS” yang artinya penjaga mabuk arak. Tidak semua batu kecubung berwarna ungu (lembayung). kadang ada yg ungu muda,ungu semu merah, semu biru, ungu tua bahkan ada yg nyaris berwarna hitam. Batu kecubung ametis yg berwarna ungu tua disebut orang kecubung duwet. karena warnanya mirip dengan buah duwet atau jamblang.batu batu ametis masih banyak terdapat di alam, hingga tidaklah elok ketika kemudian di dapati orang2 yang membuat tiruannya/sintetis. batu ametis tiruan banyak berasal dari china. batu ini dibuat dengan baik dan diikat dengan perak. lalu dijual dan dinamakan ametis tiongkok, padahal tidak ada jenis batu demikian. yang mereka tawarkan sebenarnya adalah batu kalsedon (chalcedony) ungu. batu chalcedony bukanlah batu ametis, walaupun masih termasuk dalam keluarga batuan kwarsa/quartz. ada juga yg menjual dengan nama amethyst oriental padahal sebenarnya adalah batu safir ungu. Di indonesia batu kecubung amethyst banyak didapati di wilayah kalimantan. hingga kemudian dikenal dengan nama kecubung kalimantan. batu amethyst juga terdapat dinegara lain seperti, india.srilanka,brazil,birma,thailand,australia, vietnam,philipina dan di pegunungan alpina di eropa. Amethyst atau kecubung memiliki khasiat, mengendalikan amarah,mendatangkan rasa kasih sayang,memberikan ketenangan, memberi semangat untuk mengatasi segala kesulitan dan menebar bibit budi pekerti yang mulia. Batu Amethyst dikatakan banyak dipakai oleh kaum alim ulama asing sehingga diberi julukan ” the bishop stone”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar