ASSALAMU`ALAIKUM DI BLOG KAMI "BOLO MANAKIB" GONDANG-NGANJUK SEMOGA DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA, BERMANFAAT DAN MEMBAWA BERKAH. AMIIN...

Senin, 20 Februari 2017

Jagalah MULUTMU

Posted by Mbah Gampil RISAY On 16.57 | No comments

MULUTMU 🐅🐅🐅

Sebagian orang berfikir bahwa ucapan dan perkataannya tidak ada pengaruh.
Hal itu tentu tidak benar, hal ini dibuktikan dengan sebagian peristiwa seperti dibawah ini:

Saudara laki-lakinya bertanya saat kunjungan seminggu setelah adik perempuannya melahirkan:

* Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan?":

"tidak ada" jawab adiknya pendek.

Saudara laki-lakinya berkata lagi:

* "Masa sih, apa engkau tidak berharga disisinya? aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa".

Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk dirumah, keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian. Dari mana sumber masalahnya?????.

Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki-laki kepada adik perempuannya.

# Saat arisan seorang ibu bertanya:

*"Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit? bukankah anak-anakmu banyak?".

Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya. Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang karena mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.

# Seorang teman bertanya:

* "Berapa gajimu sebulan kerja di toko itu?".

Ia menjawab: "1,5 juta rupiah". 

* "Cuma 1,5 juta rupiah? Sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu?".

Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya. Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko, pemilik toko menolak dan malah memPHKnya. Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.

# Seseorang bertanya pada kakek tua itu:

* "Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan?"

Si kakek menjawab: "Sebulan sekali".

* Yang bertanya menimpali: "Wah keterlaluan sekali anak-anakmu itu. Diusia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering".

Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak-anaknya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.

Itulah Hasil Dari Ucapan. ALLOH berfirman:

فأثابهم الله بما قالوا جنات

Maka, ALLOH memberi pahala "sebab ucapannya" berupa surga. (Al-Maidah: 85).

Dalam Kesempatan Lain, ALLOH berfirman:

ولعنوا بما قالوا

Dan Mereka dilaknat "sebab ucapan mereka". (Al-Maidah: 64).

Dalam Hadist, Rosululloh bersabda dan diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahihnya no. 6477 dan Muslim dalam kitab Shahihnya no. 2988 [3] dari Abu Hurairah:

إن العبد ليتكلم بالكلمة ما يتبين ما فيها يهوي بها في النار أبعد ما بين المشرق والمغرب.

“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat”.

Bagaimana tidak, sedangkan ucapan baik dihubungkan oleh ALLOH dengan keimanan dan ketaqwaan, dalam firmannya:

يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله وقولوا قولا سديدا يصلح لكم أعمالكم ويغفر لكم ذنوبكم

"Wahai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu kepada ALLOH dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya ALLOH akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu". (Al-Akhzab: 70-71).

فليتقوا الله وليقولوا قولا سديدا

"Maka bertaqwalah kamu kepada ALLOH dan ucapkanlah perkataan yang benar". (An-Nisa': 9).

Hal ini dikuatkan dengan sabda Nabi Muhammad

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت

"Barangsiapa beriman terhadap ALLOH dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diamlah".

يموت الفتى من عثرة من لسانه.....

Mulutmu harimaumu!!! ....

( Drs. H. Fathul Bari)


Minggu, 19 Februari 2017

DUNUNGE URIP

Posted by Mbah Gampil RISAY On 18.56 | No comments

•Ingatlah pada pepatah, "Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

•Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....

•Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas ...

•Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun... Ketika nafas terakhir tiba, sebatang
jarum pun tak bisa dibawa pergi... Sehelai benang pun tak bisa dimiliki.

Apalagi yang mau diperebutkan...
Apalagi yang mau disombongkan...

•Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani ...
•Jangan terlalu perhitungan...
•Jangan hanya mau menang sendiri ...
•Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita ...
•Belajarlah tiada hari tanpa kasih ...
•Selalu berlapang dada dan mengalah ...
•Hidup ceria, bebas leluasa...
•Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
•Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan...
•Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....


Kamis, 16 Februari 2017

Al Habib Abu Bakar Assegaf Waliyulloh

Posted by Mbah Gampil RISAY On 02.30 | No comments

Al-Habib Al-Qutub Abubakar Bin Muhammad Assegaf | ahlussunahwaljamaah https://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/al-habib-al-qutub-abubakar-bin-muhammad-assegaf/?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C1911907361 -- dibagikan oleh UC Mini


Al-Habib Al-Qutub Abubakar Bin Muhammad AssegafAl-Habib Al-Qutub Abubakar Bin Muhammad AssegafAl-Habib Al-Qutub Abubakar bin Muhammad Assegaf lahir di kota Besuki, Jawa Timur, pada tahun 1285 H. Semenjak kecil beliau sudah ditinggal oleh ayahnya yang wafat di kota Gresik. Pada tahun 1293 H, Habib Abubakar kemudian berangkat ke Hadramaut karena memenuhi permintaan nenek beliau, Syaikhah Fatimah binti Abdullah ‘Allan.Beliau berangkat kesana ditemani dengan Al-Mukarram Muhammad Bazmul. Sesampainya disana, beliau disambut oleh paman, sekaligus juga gurunya, yaitu Abdullah bin Umar Assegaf, beserta keluarganya. Kemudian beliau tinggal di kediaman Al-Arif Billah Al-Habib Syeikh bin Umar bin Saggaf Assegaf.Di kota Seiwun beliau belajar ilmu figih dan tasawuf kepada pamannya Al-Habib Abdullah bin Umar Assegaf. Hiduplah beliau dibawah bimbingan gurunya itu. Bahkan beliau dibiasakan oleh gurunya untuk bangun malam dan shalat tahajud meskipun usia beliau masih kecil. Selain berguru kepada pamannya, beliau juga mengambil ilmu dari para ulama besar yang ada disana. Diantara guru-guru beliau disana antara lain :Al-Habib Al-Qutub Ali bin Muhammad AlhabsyiAl-Habib Muhammad bin Ali AssegafAl-Habib Idrus bin Umar AlhabsyiAl-Habib Ahmad bin Hasan AlatasAl-Habib Al-Imam Abdurrahman bin Muhammad Almasyhur (Mufti Hadramaut saat itu).Al-Habib Syeikh bin Idrus AlaydrusAl-Habib Al-Qutub Ali bin Muhamad Alhabsyi sungguh telah melihat tanda-tanda kebesaran dalam diri Habib Abubakar dan akan menjadi seorang yang mempunyai kedudukan yang tinggi.Al-Habib Ali Alhabsyi berkata kepada seorang muridnya, “Lihatlah mereka itu, 3 wali min auliyaillah, nama mereka sama, keadaan mereka sama, dan kedudukan mereka sama. Yang pertama, sudah berada di alam barzakh, yaitu Al-Habib Al-Qutub Abubakar bin Abdullah Alaydrus. Yang kedua, engkau sudah pernah melihatnya pada saat engkau masih kecil, yaitu Al-Habib Al-Qutub Abubakar bin Abdullah Alatas. Dan yang ketiga, engkau akan melihatnya di akhir umurmu”.Ketika usia murid tersebut sudah menginjak usia senja, ia bermimpi melihat Nabi SAW 5 kali dalamwaktu 5 malam berturut-turut. Dalam mimpinya itu, Nabi SAW berkata kepadanya, “(terdapat kebenaran) bagi yang melihatku di setiap kali melihat. Kami telah hadapkan kepadamu cucu yang sholeh, yaitu Abubakar bin Muhammad Assegaf. Perhatikanlah ia”.Murid tersebut sebelumnya belum pernah melihat Habib Abubakar, kecuali di mimpinya itu. Setelah itu ingatlah ia dengan perkataan gurunya, Al-Habib Ali Alhabsyi, “Lihatlah mereka itu, 3 wali min auliyaillah…”. Tidak lama setelah kejadian mimpinya itu, ia pun meninggal dunia, persis sebagaimana yang diisyaratkan oleh Al-Habib Ali bahwa ia akan melihat Habib Abubakar di akhir umurnya.Setelah menuntut ilmu disana, pada tahun 1302 H beliau pun akhirnya kembali ke pulau Jawa bersama Habib Alwi bin Saggaf Assegaf, dan menuju kota Besuki. Disinilah beliau mulai mensyiarkan dakwah Islamiyyah di kalangan masyarakat. Kemudian pada tahun 1305 H, disaatusia beliau masih 20 tahun, beliau pindah menujukota Gresik.Di pulau Jawa, beliaupun masih aktif mengambil ilmu dan manfaat dari ulama-ulama yang ada disana saat itu, diantaranya yaitu :Al-Habib Abdullah bin Muhsin Alatas (Bogor)Al-Habib Abdullah bin Ali Alhaddad (wafat di Jombang)Al-Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Alatas (Pekalongan)Al-Habib Al-Qutub Abubakar bin Umar Bin Yahya (Surabaya)Al-Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi (Surabaya)Al-Habib Muhammad bin Ahmad Almuhdhor (wafat di Surabaya)Pada suatu hari disaat menunaikan shalat Jum’at,datanglah ilhaamat rabbaniyyah kepada diri beliau untuk ber- uzlah dan mengasingkan diri dari keramaian duniawi dan godaannya, menghadap kebesaran Ilahiah, ber-tawajjuh kepada Sang Pencipta Alam, dan menyebut keagungan nama-Nya di dalam keheningan. Hal tersebut beliau lakukan dengan penuh kesabaran dan ketabahan.Waktu pun berjalan demi waktu, sehingga tak terasa sudah sampai 15 tahun lamanya. Beliau pun akhirnya mendapatkan ijin untuk keluar dari uzlahnya, melalui isyarat dari guru beliau, yaitu Al-Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi. Berkata Al-Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi, “Kami memohon dan ber-tawajjuh kepada Allah selama 3 malam berturut-turut untuk mengeluarkan Abubakar bin Muhammad Assegaf dari uzlahnya”. Setelah keluar dari uzlahnya, beliau ditemani dengan Al-Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi berziarah kepada Al-Imam Al-Habib Alwibin Muhammad Hasyim Assegaf.Sehabis ziarah, beliau dengan gurunya itu langsung menuju ke kota Surabaya dan singgah di kediaman Al-Habib Abdullah bin Umar Assegaf. Masyarakat Surabaya pun berbondong-bondong menyambut kedatangan beliau di rumahtersebut. Tak lama kemudian, Al-Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi berkata kepada khalayak yang ada disana seraya menunjuk kepada Habib Abubakar, “Beliau adalah suatu khazanah daripada khazanah keluarga Ba’alawi. Kami membukakannya untuk kemanfaatan manusia, baik yang khusus maupun yang umum”.Semenjak itu Habib Abubakar mulai membuka majlis taklim dan dzikir di kediamannya di kota Gresik. Masyarakat pun menyambut dakwah beliau dengan begitu antusias. Dakwah beliau tersebar luas…dakwah yang penuh ilmu dan ikhlas, semata-mata mencari ridhallah. Dalam majlisnya, beliau setidaknya telah mengkhatamkan kitab Ihya Ulumiddin sebanyak 40 kali. Dan merupakan kebiasaan beliau, setiap kali dikhatamkannya pembacaan kitab tersebut, beliau mengundang jamuan kepada masyarakat luas.Beliau adalah seorang yang ghirahnya begitu tinggi dalam mengikuti jalan, atribut dan akhlak keluarga dan Salafnya Saadah Bani Alawi. Majlis beliau senantiasa penuh dengan mudzakarah danirsyad menuju jalan para pendahulunya. Majlis beliau tak pernah kosong dari pembacaan kitab-kitab mereka. Inilah perhatian beliau untuk tetap menjaga thoriqah salafnya dan berusaha berjalandiatas… qadaman ala qadamin bi jiddin auza’i.Itulah yang beliau lakukan semasa hayatnya, mengajak manusia kepada kebesaran Ilahi. Waktu demi waktu berganti, sampai kepada suatuwaktu dimana Allah memanggilnya. Disaat terakhir dari akhir hayatnya, beliau melakukan puasa selama 15 hari, dan setelah itu beliau pun menghadap ke haribaan Ilahi. Beliau wafat pada tahun 1376 H pada usia 91 tahun. Jasad beliau disemayamkan di sebelah masjid Jami, Gresik.Walaupun beliau sudah berpulang ke rahmatillah, kalam-kalam beliau masih terdengar dan membekas di hati para pendengarnya. Akhlak-akhlak beliau masih menggoreskan kesan mendalam di mata orang-orang yang melihatnya. Hal-ihwal beliau masih mengukir keindahan iman di kehidupan para pecintanya.Radhiyallahu anhu wa ardhah…REFERENSIManaqib Al-Habib Al-Qutub Abubakar bin Muhammad Assegaf.


Rabu, 15 Februari 2017

Koleksi kitab aswaja

Posted by Mbah Gampil RISAY On 18.08 | No comments

Bagi yang ingin menambah koleksi kitabnya, monggo disedottttt.
dipersembahkan oleh:
*KMNU E-Library*
😊
Aswaja
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCNmZ4d08ybHgyd1U

E-book NU
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCR08tNHNzZlA5Y0k

Kitab-Kitab Nusantara
https://drive.google.com/open?id=0B49krkb9SjaCeUVvYV9IX1RiOG8

Kitab-Kitab Fikih
https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCUWhvQnByMVRPSzA

Kitab-Kitab Tafsir
https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCUUM1RjhwdXl3MXM

Kitab-Kitab Hadits
https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCOS1tRmNmclR5bE0

Kitab-Kitab Nahwu Shorof
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCZlRBN3VpeFg2YWc

Kitab-Kitab Tarikh
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCcjJ6ejdsQ3pYRXM

Kitab-Kitab Maulid ar-Rasul
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCTmpjZEpFYUxmWFE

Kitab-Kitab Tashowwuf
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdzQyMm5iVWNRdVk

Kitab-Kitab Tauhid
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdERKYW9nUk9HWlE

Nadzoman
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCSllfY1NNeGtfWlE

Kitab-Kitab Karya Imam Ghozali
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCQURIUzY3WDdlcEE

Kitab-Kitab Karya Abuya Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki
https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCbUNqd3hJdHNRUjQ

Semoga bermanfaat


Minggu, 12 Februari 2017

SUNAN GESENG

Posted by Mbah Gampil RISAY On 21.52 | No comments

Legenda Ki Cokrojoyo atau Sunan Geseng ~ Akarasa http://www.akarasa.com/2014/10/legenda-ki-cokrojoyo-atau-sunan-geseng.html -- dibagikan oleh UC Mini


Makam Sunan Geseng, di Tuban


Assalamu’alaikum Wr WbSelamat siang kerabat Akarasa, dalam tulisan jelajah aulia kali ini saya mengajak sobat semua mengenal tokoh aulia yang satu ini, Sunan Geseng.Dalam sebuah riwayat dan cerita tutur mengisahkan, sunan Geseng adalah seorang mubaligh asal desa Bedhug, Bagelen, kabupaten Purworejo. Dia adalah murid atau santri atau santri yang taat, patuh dan setia pada gurunya, Sunan Kalijogo.Nama aslinya Ki Cokrojoyo, seorang penyadap nira. Karena saking miskinnya, di desanya kala itu dia dijuluki Ki Petungmlarat. Akan tetapi dia rajin nglakoni tirakat dan topobroto, untuk mendalami ngelmu kejawen dan kadigdayan sehingga ia sangat sakti mandraguna.Setiap kali Ki Cokrojoyo menyadap nira (nderes), dia sambiluro-uro(melantunkan tembang) yang juga sebagai mantera,“Klontang-klantung wong nderes buntute bumbung, opo gelem opo ora.”Begitulah kebiasaan Ki Cokrojoyo dan bahkan tembangan ini masih dapat kita temui di Tuban saat penderes Legen/tuak di Tuban sedang menyadap wolo (siwalan).Pada suatu ketika, ketika dia sedang menderes nira sambil nembang, di bawah poho yang dipanjatnya ada seorang yang menegurnya,“Hai ki sanak, tidak begitu doanya bila menderes. Doanya adalah dengan menyebut Asma Allah SWT.” Kemudian dia berkata kepadanya,“Bila ki sanak akan melakukan sesuatu pekerjaan awalilah dengan membaca dua kalimat shahadat dan menyebut asma Allah, bismillahirrohmanirrohiim....”Kemudian orang asing itu diajaknya singgah ke rumah. Di rumahnya, tamu itu meminta ijin untuk bisa mencetak setangkep gula jawa denagn cetakan tempurung kelapa. Sebelum pamit, tamuitu berpesan,“Jangan sekali-kali cetakan gula kelapa ini dibuka sebelum saya pergi meninggalkan rumahmu.”Ketika sang tamu telah jauh dari rumahnya, dengan tak sabar bergegaslah Ki Cokrojoyo membuka cetakan gula jawa itu. Ketika tempurung cetakan gula jawa itu dibuka, ia sangat kaget dan terheran-heran. Karena di dalam cetakan itu bukanlah berisi setangkep gula jawa, tetapi sebongkah emas yang menyilaukan matanya.“Tamu itu mesti bukan orang sembarangan”. Pikirnya.Tetapi dibalik kegembiraan itu Ki Cokrojoyo dalam hatinya tetap penasaran.“Siapa sebenarnya orang itu, aku ingin mencari dan berguru kepadanya,”begitu kira-kira niatnya dalam hati. Singkat cerita, di sebuah hutan, Ki Cokrojoyo akhirnya bisa bertemu dengan orang sakti itu yang tidak lain adalah Sunan Kalijogo, yang tengah berkelana meyebarkan agama Islamdi kawasan Jawa Tengah bagian selatan.Kemudian dia menyampaikan niat dan keinginannya untuk bisa berguru dan menimba ilmu agama kepada Sunan Kalijogo. Mendengar niat yang tulus dari Ki Cokrojoyo, Sunan Kalijogo bersedia menerimanya sebagai muridnya.Ditengah pengembaraannya dalam meyebarkan agama Islam, pada suatu hari Sunan Kalijogo bermaksud akan menunaikan sembahyang ke Mekkah. Dia meminta Ki Cokrojoyo untuk menunggu di suatu tempat yang ditandai dengantongkat bambunya. Ki Cokrojoyo sendika dhawuh. Dengan taat dan setia dia duduk bersila menunggu di tempat itu dengan patuhnya.Konon menurut cerita legenda, Ki Cokrojoyo ditinggal Sunan Kalijogo selama tujuh belas tahun. Begitu lamanya menunggu, tongkat bambu itu tumbuh dan berkembang menjadi hutan bambu yang cukup lebat, menutup tempat Ki Cokrojoyo duduk menunggu kembalinya sang guru.Ketika Sunan kalijogo kembali dan melihat tempat itu sudah berubah menjadi hutan bambu, Ki Cokrojoyo sulit ditemukan. Agar mudah mencari murid setianya itu, kemudian Sunan Kalijogo membakar hutan bambu dan tampaklah Ki Cokrojoyo ditengah abu rumpun bambu. Luarbiasanya, dia tidak mati tetapi badannya geseng (gosong, hangus). Dan sejak itu, Sunan Kalijogo memanggil Ki Cokrojoyo dengan julukanGeseng.Untuk sementara saya potong di sini dulu cerita tutur dan legenda yang berkembang di masyarakat tentang sosok Sunan Geseng ini. Seperi juga makam aulia yang lainnya, makam ataupun juga petilasan Sunan Geseng ini, beberapa tempat yang diyakini sebagai makamnya adalah di Tuban, tepatnya di Desa Gesing, di Kediri juga ada, di Purworejo, Pati yangberada di Pegunungan Kendeng utara dan lain-lain. Dan tentunya setiap daerah tersebut masyarakatnya meyakini bahwa makam Sunan Geseng tersebut bersemayam. Insya Allah pada tulisan berikutnya saya sambung cerita legenda ini yang saya dapatkan dari cerita tutur petilasan Sunan Geseng di Bantul, Jogjakarta. Cukup sekian dulu sob..sampai jumpa-----maturnuwun


HABIB ABU BAKAR WALIYULLOH AL MAJDUB

Posted by Mbah Gampil RISAY On 07.38 | No comments

PP. Sabilul Muttaqin Baron Nganjuk


Sabtu, 11 Februari 2017

PARA HABAIB : BATU PIRUS

Posted by Mbah Gampil RISAY On 00.05 | No comments

AWFAAQ: MENGAPA PARA ULAMA MEMAKAI PIRUS? http://awfaaq.blogspot.com/2009/06/mengapa-para-ulama-memakai-pirus.html -- dibagikan oleh UC Mini


MENGAPA PARA ULAMA MEMAKAI PIRUS?



Maha Suci Allah. Tidak ada satupun ciptaan di alam semesta yang tidak memiliki manfaat bagi manusia. Binatang, tumbuhan, benda langit, bahan tambang, waktu, air, angin, dan segala ciptaan Allah pasti tidak dibuat dengan sia-sia. Air dan udara adalah sumber kekidupan, tanah adalah bahan kehidupan, dab cahaya adalah penopang kehidupan.Dalam kesempatan kali ini, saya mengemukaan salah satu kedahsyatan benda alam yang bersumber dari tanah Persia, batu Pirus (Torquise).Pirus merupakan salah satu batu mulia yang memiliki bermacam warna dan jenis. Pada umumnya Pirus Nishabur berwarna biru muda dan Pirus Mekkah berwarna hijau daun. Namun, tak jarang ditemukan pirus berwarna hitam, putih,bahkan berwarna perak. Tentunya kategori tersebut merupakan barang langka yang sulit ditemukan.Pirus langka yang paling dicari adalah pirus Abdurrazaq, urat emas, urat merah, dan urat perak. Pirus Abdurrazaq memancarkan energi positif bagi yang memakainya yang menjadikan wajah bersinar. Warna Abdurrazaq tidak dapat digambarkan dalam tulisan, tapi biasanya Pirus ini memiliki urat berbentuk jaring (urat jala). Abdurrazaq diburu para ulama hikmah karena memiliki khasiat penangkal senjata tajam (bila tidak disengaja) dan memiliki energi tang bermanfaat dalam pedagangan. Inilah sebabnya dinamakan Abdurrazaq, karena bermanfaat dalam perniagaan.Dalam KitabAl-Ilbaasterdapat keterangan bahwa muslim yang memakai Pirus tidak akan mengalami mati mendadak dan sakaratul mautnya di rumah sendiri berdekatan dengan keluarga yang menyayanginya.Para ulama Sunni maupun Syi'ah sebagian besar menganjurkan untuk memiliki Pirus. Beberapa Kubah Masjid besar di Iran sengaja dibuat dari Pirus karena memberikan efek semangat untuk beribadah pada Allah.Di Pasar batu mulia harga Pirus bervariasi mulai puluhan ribu sampai puluhan juta rupiah. Seorangpedagang di pasar Rawa Bening, Jakarta bahkan pernah melepas Pirus miliknya dengan harga sebuah Pajero. Tapi tak perlu kecil hati, meskipunyang harganya murah tak jarang ditemukan Pirus yang memiliki khasiat luar biasa.Wallahu a'lamu.


Blogroll

Blogger templates

About